HEBAT, ALUMNI MAK-MAN 2 MATARAM MENJADI WISUDAWAN TERBAIK DI UNIVERSITAS TERNAMA

  • Selasa, 24 November 2020 - 09:04:46 WIB
  • Administrator
HEBAT, ALUMNI MAK-MAN 2 MATARAM MENJADI WISUDAWAN TERBAIK DI UNIVERSITAS TERNAMA

Mataram- Aksal Adawiyah namanya. Berperawakan mungil, mata sipit, pipi merah jambu, berkulit sawo matang, sekilas mirip China.

Sejak mengenalnya, terkesan anaknya lincah, ramah, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Gaya berbicaranya cepat namun tidak menghilangkan kesantunan. Sosoknya merupakan pribadi yang menyenangkan serta asyik diajak berdiskusi. 

Kemampuan bertanya atau menjelaskan sesuatu jauh di atas teman-teman lainnya. Ia selalu meraih 5 besar di kelasnya.

Dulu ia mengambil jurusan Agama (MAK). Ia adalah ketua pertama kegiatan Korean DayKorean Day merupakan festival tahunan yang diadakan oleh Manda Korean Club (MKC), salah satu ekstrakurikuler bidang Bahasa di MAN 2 Mataram.

Gadis berzodiak Pisces ini terlahir dari pasangan Bapak H. Zultanul Hakim dan Ibu Sri Ismayanti Montong Gamang Kopang- Lombok Tengah. Ia baru saja menamatkan Pendidikan Sarjananya di Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Ushuluddin Program Studi Ilmu Hadits dengan IPK 3,82 dan memperoleh  predikat Cumlaude  (istimewa) terbaik 1 di jurusannya. Aksal tidak pernah menyangka akan menjadi wisudawan terbaik.

Jika ditilik ke belakang, Aksal merupakan gadis yang berprestasi. Diantara prestasinya adalah: Penelitian Nasional bersama salah seorang Guru Besar UIN Syarif, yakni Prof. Ridwan Lubis, dkk. Ia juga menjadi MC pada Seminar Internasional tentang Hoax dan Hate Speech, serta kerap didaulat menjadi MC di berbagai acara fakultas dan kampus. Ia pun terampil menggunakan 3 bahasa asing seperti: Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Korea.

Memiliki mimpi, disiplin pada waktu, rajin membaca buku, jurnal dan berdiskusi serta yang utama adalah selalu ingat Allah SWT adalah kiat suksesnya.

Saat pidato kemenangan waktu pelepasan wisuda di Fakultas, ia lebih menekankan kepada wejangan salah satu dosennya yang mengatakan bahwa tujuan dari kuliah adalah lulus, tetapi tujuan dari sarjana adalah menjadi sebaik-baik manusia di muka bumi, yaitu yang bermanfaat untuk orang lain.

Ketika ditanya dengan perasaan setelah wisuda, ia mengatakan bahwa perasaan bahagia, sedih, terharu bercampur menjadi satu. Semua perjuangan dan jerih payah terbayar. Namun, ia sedikit kecewa, karena tidak bisa membawa kedua orang tuanya ke Auditorium Harun Nasution; gedung kebanggaan UIN Syarif yang biasa digunakan untuk wisuda. Sedihnya juga, karena wisuda dilakukan secara virtual.

Terlepas dari apapun cara pelaksanaan wisuda; baik virtual dan factual, itu hanya masalah teknis dan sebatas ceremonial saja. Namun apa yang diperoleh dan rasakan dari ceremonial itulah yang terpenting.

Congrats Aksal, semoga alumni MAN 2 Mataram lainnya bisa mengikuti jejakmu. [Humas M2M}.

INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG : Humas MAN 2 Mataram

FB : Humas MAN 2 Mataram

YT : Humas MAN 2 Mataram

  • Selasa, 24 November 2020 - 09:04:46 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya